6 Fakta Santriwati Diperkosa 3 Orang Selama 3 Hari

Seorang santriwati di Magelang, Jawa Tengah menjadi korban pemerkosaan oleh tiga orang selama tiga hari
Ilustrasi kasus pemerkosaan. Foto : ISTIMEWA

ENIMEKSPRES.CO.ID, MAGELANG Seorang santriwati salah satu pondok pesantren (ponpes) di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, menjadi korban pemerkosaan yang dilakukan oleh tiga orang pelaku.

Berikut sejumlah fakta kasus pemerkosaan tersebut, berdasar keterangan Kapolres Magelang, AKBP Mochammad Sajarod, saat konferensi pers di Loby Mapolres Magelang, Jumat (14/1/2022).

Kapolres Magelang, AKBP Mochammad Sajarod didampingi Kasat Reskrim Magelang, AKP M. Alfan Armin dan Kasi Humas, AKP Abdul Muthohir.

  1. Lokasi santriwati diperkosa

Peristiwa pemerkosaan terjadi pada Minggu, 2 Januari 2022 sampai dengan Rabu, 5 Januari 2022 di rumah tersangka NI di Desa Wonoroto, Kecamatan Windusari, Kabupaten Magelang.

Baca juga: Herry Wirawan Pemerkosa 13 Santri Dituntut Hukuman Mati

  1. Identitas korban dan pelaku

Korban inisial ADP berusia 19 tahun, alamat Kecamatan Sendang Agung, Kabupaten Lampung Tengah. Tiga pelaku yang sudah berstatus tersangka, yakni inisial PA, NI, dan seorang pelajar berusia 15 tahun inisial NR yang beralamat di Kabupaten Magelang.

  1. Janjian bertemu di Lampu Merah Bandongan

Pada Minggu, 2 Januari 2022 sekira pukul 12.00 WIB, korban dan tersangka PA janjian bertemu di lampu merah Bandongan, kemudian menuju ke rumah tersangka NI dan bermalam di sana. Saat di rumah tersangka NI tersebut, korban dicekoki miras oleh para para tersangka. Korban mabuk dan tidur di dalam kamar.

  1. Korban digilir selama 3 hari

Senin, 3 Januari 2022 sekira pukul 12.00 WIB, tersangka NI masuk ke dalam kamar yang ditempati korban. Tersangka NI memerkosa korban sambil mengancam korban akan dibunuh jika tidak mau melayani.

Senin, 3 Januari 2022 sekira pukul 15.00 WIB, tersangka PA juga memerkosa korban sambil mengancam apabila tidak mau akan dipukul. Pada hari yang sama sekira pukul 19.30 WIB, tersangka NR juga memerkosa korban sambil mengikat korban dengan tali rafia.

Baca juga: Viral, Perawat Dirudapaksa Sopir Taksi Online, Ini Penjelasan Polisi

Perbuatan tersebut terus dilakukan oleh para tersangka sampai dengan 5 Januari 2022. “Modus para tersangka mengajak korban untuk bermalam, kemudian mencekoki korban dengan miras dan menyetubuhi korban sambil memberikan ancaman serta mengikat korban dengan tali.” kata Kapolres Magelang, AKBP Mochammad Sajarod.

  1. Warga menangkap para pelaku pemerkosaan

Kasus ini terungkap karena keluarga korban mengetahui korban pergi dari ponpes. Keluarga korban berusaha mencari tersangka PA, dengan meminta tolong perangkat desa tempat tinggal tersangka PA.

Kamis, 6 Januari 2022 warga mengamankan tersangka PA dan tersangka NR, lalu dibawa ke rumah perangkat desa. Selanjutnya, para tersangka dibawa ke Polres untuk diperiksa lebih lanjut, sedangkan korban dibawa ke RSUD Merah Putih untuk mendapatkan perawatan.

  1. Barang bukti yang disita

Polres Magelang menyita sejumlah barang bukti, di antaranya pakaian milik para tersangka, pakaian milik korban, satu buah tikar, satu utas tali rapia, botol miras merek Vodka Mansion House kosong, 1 buah gelas, 1 buah handphone milik tersangka PA dan 1 buah handphone milik korban.

Para tersangka disangka dengan Pasal 285 KUHP dengan ancaman hukuman penjara maksimal 12 tahun. (rls/sam/jpnn)