Beli Gas Elpiji 3 Kg Gunakan Kartu Sembako

Gas Elpiji 3 Kg Langka
Aktivitas pendistribusian gas elpiji 3 kilogram di salah satu pangkalan di Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir. Foto : NISKIAH/SUMEKS.CO NETWORK

ENIMEKSPRES.CO.ID, KAYUAGUNG – Warga yang tidak memiliki kartu sembako, mulai tahun depan dipastikan tidak bisa menikmati gas elpiji 3 kilogram. Kebijakan ini sesuai dengan rencana pemerintah yang memulai reformasi subsidi energi dari berbasis komoditas menjadi penerima manfaat secara bertahap pada 2022.

Nantinya pemberian gas elpiji 3 kilogram berbasis pada nomor induk kependudukan (NIK) yang ada dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial. Skemanya, penerima akan dimasukkan ke data penerima sembako, namun diperbaiki data sesuai NIK.

Adapun pembaruan data pada DTKS Kemensos ditargetkan selesai pada akhir tahun ini. Ini dilakukan agar lebih tepat sasaran. Terkait rencana kebijakan pemerintah tersebut, salah satu agen gas di Kayuagung, Yusuf menjelaskan, hingga saat ini belum ada pernyataan dari Pertamina.

“Ini kan sifatnya baru rencana, sudah dengar wacana gas 3 kg menggunakan kartu sembako, tapi sampai saat ini belum,” ujarnya kepada, kemarin (22/9/2021).

Baca juga: Sulit Dicari, Harga Gas Elpiji 3 Kg Juga Tinggi

Menurutnya, sudah banyak wacana atau kebijakan terkait gas elpiji 3 kilogram, tetapi belum ada yang terealisasi. Pemerintah juga pasti lagi mengkaji ulang rencana gas elpiji 3 kilogram peruntukkan hanya untuk pemilik kartu sembako, karena dampaknya nasional.

“Apabila rencana pemerintah atau kebijakan gas 3 kg diperuntukkan pemilik kartu sembako, disahkan, kami kurang setuju karena dikhawatirkan gas 3 kg akan terjadi kelangkaan,” jelas Yusuf.

Dikatakan Yusuf, dengan adanya kebijakan pemerintah seperti itu, dikhawatirkan gas elpiji 3 kilogram ini akan terjadi kelangkaan dan harganya pasti mahal. Tetapi kemungkinan pemerintah memberikan solusi atas kebijakan itu, yaitu dengan menaikkan harga.

Yusuf justru berpendapat harga gas elpiji 3 kilogram sudah sangat layak dinaikkan. Alasannya, sudah dari tahun 2007 hingga sekarang harga gas elpiji belum pernah naik. Untuk harga HET gas 3 kg dijual sebesar Rp16.000/tabung.

Sementara itu, Suryani (55) warga Kelurahan Jua-Jua, Kayuagung, belum mengetahui tahun depan membeli gas 3 kg harus menggunakan kartu sembako. “Tidak tahu kalau nanti beli gas pakai kartu sembako, sekarang beli gas di warung biasa dengan harga Rp22.000/tabung,” tandasnya. (nis/seg)