Bupati HNU: Ibu Sabar, Tenang, Ade Kito Obati

Pj Bupati Muara Enim H. Nasrun Umar bersama istri Hj. Reny Devi melihat langsung kondisi Ade Anggara yang dirawat di UGD RSUD dr. H. M. Rabain Muara Enim. Foto : AZHAR/ENIMEKSPRES.SUMEKS.CO

ENIMEKSPRES.SUMEKS.CO, MUARA ENIM – Sempat viral di media sosial sejak kemarin, Ade Anggara (13) yang mengalami sakit paru-paru dan masalah usus sejak usia 7 bulan. Sejak hari ini (6/9/2021) sudah mendapatkan perawatan di UGD RSUD dr. H.M. Rabain Muara Enim.

Pj Bupati Muara Enim, H. Nasrun Umar (HNU) bersama sang istri Hj. Reny Devi sekitar pukul 12.30 WIB menyempatkan diri untuk melihat langsung kondisi Ade Anggara yang ditemani sang ibu Harmiah.

“Saya prihatin, baru dapat kabar Sabtu malam. Saya sedang tidak berada di Muara Enim. Hari ini bersama istri saya baru sempat untuk melihat Ade secara langsung. Bersyukur sekarang anak ibu sudah dirawat di rumah sakit,” tutur HNU di sela meninjau Ade di ruang UGD.

HNU menjamin semua warga Muara Enim terutama yang tidak mampu akan mendapatkan perawatan kesehatan yang sama dari Pemkab Muara Enim. “Ibu yang sabar, tenang. Ade kito obati,” tutur HNU.

Pada kesempatan tersebut, HNU didampingi Plt Kepala Dinas Kesehatan S OKU Asmana, Camat Muara Enim Syarfuddin, Sekretaris Dinas Sosial Sonny Prihartono, dan sejumlah pejabat lainnya.

HNU meminta kepada Dinas Kesehatan untuk peka melihat masyarakat yang membutuhkan bantuan pelayanan kesehatan, utamanya dari keluarga yang kurang mampu. Harus cepat tanggap dan melayani dengan baik. “Saya minta pelayanan adek ini diperhatikan,” pesan HNU sembari meminta tim dokter untuk mengecek kondisi Ade Anggara dan mendapatkan perawatan dengan baik.

Di akhir kunjungan tersebut, HNU memberikan bantuan untuk Ade Anggara selama perawatan yang diserahkan kepada sang ibu Harmiah. “Bantuan yang diberikan tidak seberapa, mudah-mudahan bisa membantu,” urai HNU.

Sementara itu, Harmiah menuturkan bahwa anaknya Ade Anggara sudah mengalami sakit paru-paru dan masalah usus sejak usia 7 bulan. Anaknya sempat dirawat, tapi karena ia orang tak mampu tentunya terkendala dengan biaya. Terlebih lagi ia tidak memiliki pekerjaan, sementara suaminya sudah meninggal sejak Ade Anggara usia 2 tahun.

“Saya bersyukur dan berterima kasih, Pak Bupati mau membantu mengobati anak saya. Terima kasih Pak Bupati. Mudah-mudahan Ade Anggara nantinya bisa sembuh,” harap Harmiah. (@al/mg01)