Gubernur Pastikan Semua Guru di Sumsel Divaksin, Termasuk Honorer

Pemprov Sumsel berupaya memasifkan vaksinasi Covid-19 kepada semua kalangan masyarakat, termasuk guru. Foto : ILUSTRASI/ISTIMEWA

ENIMEKSPRES.CO.ID, PALEMBANG – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel) tengah berupaya memasifkan vaksinasi Covid-19 kepada semua kalangan masyarakat. Secara bertahap, capaian vaksinasi di Sumsel sudah 85 persen, dari total jumlah keseluruhan 1.159.000 orang.

Gubernur Sumsel H. Herman Deru memastikan, semua masyarakat di 17 kabupaten/kota menjadi target vaksinasi dan akan mendapatkan penyuntikan vaksin pada kesempatan yang telah diagendakan.

“Semua kalangan akan divaksin, bila memenuhi persyaratan dari tenaga kesehatan. Hari ini dimulai penyuntikan untuk pelayan publik, Pasar Cinde yang pertama dan pedagang pasar yang lain selanjutnya,” kata Deru di sela vaksinasi pedagang Pasar Cinde, Rabu (3/3/2021).

Baca juga:

Deru menambahkan, sebagai kepala pemerintahan Sumsel, ia sangat berharap situasi sosial ekonomi masyarakat dapat kembali normal seperti sediakala, terutama bidang pendidikan dengan adanya vaksinasi ini. Sebab, guru sebagai garda terdepan pendidikan siswa didik.

“Kita tentu sudah tidak sabar, sebagai orang tua melihat anak-anak kita dapat belajar di sekolah dengan segala kegiatannya. Maka dari itu sebagai garda terdepan, semua guru baik yang ASN, PPPK, dan Honorer akan mendapatkan vaksin,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel, Lesty Nurainy melalui Kasi Survailens dan Imunisasi, Yusri mengatakan, belum dapat memastikan kapan vaksinasi terhadap guru. Semua tergantung pada ketersediaan vaksin. “Guru diklasifikasikan dalam pelayan publik sehingga memang masuk dalam prioritas vaksinasi ini,” katanya.

Sambung Yusri, vaksinasi tidak diberikan kepada anak-anak usia di bawah 12 tahun. Sebagaimana syarat dan ketentuan yang berlaku dari laboratorium penelitian vaksin. “Untuk anak mungkin belum, apalagi di bawah 12 tahun. Beda halnya dengan mahasiswa, nanti akan ada agendanya,” pungkasnya. (bim/seg)