Kabar Gembira! Harga Karet Berangsur Naik

Harga getah karet di OKI berangsur naik
Petani karet menjual hasil karetnya di salah satu UPPB di Kabupaten OKI. Foto : NISKIAH/SUMEKS.CO

ENIMEKSPRES.CO.ID, KAYUAGUNG – Ada kabar gembira untuk para petani karet, soalnya harga karet kini berangsur naik, setelah sebelumnya terpuruk. Saat ini karet dipatok Rp22.062/kg untuk kadar kering 100 persen.

“Beberapa hari ini karet naik walaupun hanya sedikit, naiknya Rp1.313/kg dibandingkan hari kemarin,” jelas Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Kabupaten OKI, Imlan Kairum melalui Kepala Kepala Bidang Penyuluhan Pengolahan dan Pemasaran, Zulkarnain, Jumat (26/11/2021).

Diungkapkan Zulkarnain, untuk kadar kering 70 persen Rp15.443/kg, kadar kering 60 persen Rp13.237/kg. Lalu kadar 50 persen Rp11.031/kg dan kadar 40 persen adalah Rp8.825/kg.

Karet merupakan sumber pencaharian masyarakat sehari-hari di Kabupaten OKI. Khususnya, warga di Kecamatan Lempuing, Lempung Jaya, Mesuji, Mesuji Raya, Mesuji Makmur, Teluk Gelam, serta sebagian Pangkalan Lampam, dan Pampangan.

Baca juga: Harga Karet Naik Tipis

Zulkarnain menegaskan, agar kualitasnya bagus sehingga diterima dengan harga tinggi, pihaknya sudah sering mengingatkan petani agar menggunakan pembeku karet yang direkomendasikan.

“Selama ini, di petani untuk membekukan karet menggunakan pupuk, cuka parah, dan tawas, sehingga membuat hasilnya kurang bagus, maka harga jual karet rendah,” terangnya.

Selanjutnya, dianjurkan kepada petani untuk umur bahan olah karet rakyat (Bokar) harus sama, misal kalau umur seminggu dijual seragam umur seminggu. Jangan dicampur dengan bokar yang berumur dua atau tiga hari.

“Tidak boleh direndam dan dicampur dengan bahan bukan karet, makin cepat ditumpahkan dari bak pembeku makin tinggi kadar karet keringnya,” pungkas Zulkarnain. (nis/sumeks.co network)