Kepergok Selingkuh dengan Istri Orang, Kades Ini Nyaris Diamuk Massa

Kepala desa berinisial KA kabur saat akan dijemput paksa oleh warga Desa Talang Rendah, Kecamatan Hulu Palik, Bengkulu Utara terkait kasus asusila. Foto : SHANDY/RBMG

ENIMEKSPRES.CO.IDBENGKULU UTARA – Ratusan massa warga Desa Talang Rendah, Kecamatan Hulu Palik, Bengkulu Utara, Bengkulu, mendatangi kediaman kepala desanya berinisial KA, pada Jumat (14/1/2022) malam.

Mereka bukan ingin mengurus Bantuan Langsung Tunai (BLT), mereka justru berniat menjemput paksa sang kepala desa, yang tidak menghadiri panggilan untuk mengikuti sidang adat lantaran membawa istri warganya berduaan di dalam mobil dan dipergoki oleh istrinya.

Warga kesal lantaran sidang adat yang seharusnya dilakukan, Jumat (14/1/2022,) siang ditunda lantaran kepala desa tak ada di rumah. Hingga kemudian, dijadwalkan usai salat Isya tadi malam, namun KA kembali mangkir.

Puncaknya, warga mendapatkan informasi jika KA ada di rumah. Warga sempat mendatangi BPD meminta kepala desa dihadirkan. Namun karena BPD juga tidak bisa memastikan, ratusan warga lantas datang ke rumah kepala desa berniat membawa paksa KA.

Saat warga datang, ternyata KA tidak ada di dalam rumah. Beruntung polisi terus mengawal aksi massa tersebut untuk menghindari kerusuhan atau aksi anarkis. Warga bahkan menolak membubarkan diri sebelum Kades KA dihadirkan.

Kapolres Bengkulu Utara, AKBP Andy P Wardana melalui Kapolsek Kerkap, Ipda Ratno menuturkan, polisi berhasil menemukan keberadaan sang kepala desa.

Namun untuk menghindari aksi massa, kepala desa tidak dihadirkan ke tengah-tengah massa, melainkan dibawa ke Mapolres Bengkulu Utara.

“Kita langsung bawa Kades ke Mapolres, selain diamankan. Wanita yang dibawanya juga bersama sang suami sudah datang ke Mapolres Bengkulu Utara untuk membuat laporan. Kita juga menjaga agar aksi massa ini tidak berujung anarkis,” pungkas Kapolsek. (qia/rbmg)