Komit Cegah Covid-19, PT TeL PP Adakan Vaksinasi Tahap 2

vaksinasi covid-19
Manajemen PT TeL PP bersama petugas medis RS Pertamedika Prabumulih foto bersama usai pelaksanaan vaksinasi. Foto : PT TEL FOR ENIMEKSPRES.CO.ID

ENIMEKSPRES.CO.ID, MUARA ENIM – Sebagai komitmen yang kuat terhadap pencegahan dan penyebaran Covid-19, manajemen PT Tanjungenim Lestari Pulp and Paper (PT TeL PP), melanjutkan program vaksinasi gotong royong (VGR) Tahap 2 untuk dosis 1.

Kegiatan yang merupakan kelanjutan dari program VGR Tahap 1 yang dilaksanakan bulan Agustus 2021 lalu, kembali diadakan di dua lokasi, yakni di Gedung Learning Centre-Mill Site  pada 8-11 September 2021 dan di Tarahan Site 10-11 September 2021.

Sebagai bentuk percepatan vaksinasi dalam mendukung suksesnya program vaksinasi Covid-19 yang digalakkan Pemerintah. PT TeL PP pada program VGR tahap kedua ini menyasar peserta tidak hanya pekerja perusahaan dan keluarganya, namun juga pekerja kontraktor dari 22 Perusahaan sub kontraktor yang berada di lingkungan PT TeL PP.

“Untuk perusahaan subkontraktor kami membantu dari dana CSR demi meringankan beban pemerintah daerah, pelaksanaan baru-baru ini tanggal 8 sampai dengan 11 September 2021 bertempat di Learning Center PT TeL dan jumlah suntik vaksin tahap 2 ini menargetkan 700 orang peserta vaksin,” ungkap Mochamad Amrodji, Head of External Relation Division, Selasa (14/9/2021) dalam siaran persnya.

Dijelaskannya, untuk vaksin dosis 2 rencananya akan dilaksanakan pada 30 September hingga 2 Oktober mendatang. “Pada program Vaksin Gotong Royong Tahap 2 ini, vaksin yang digunakan adalah Sinopharm dan bekerjasama dengan Rumah Sakit Pertamedika Prabumulih sebagai vaksinator,” tambahnya.

Dikatakan Amrodji, untuk kelancaran program VGR, pihaknya bersama RS Pertamedika Prabumulih menargetkan serta menerapkan prosedur screening kesehatan secara ketat, melakukan pemeriksaan gula darah bagi peserta dengan riwayat penyakit Diabetes Melitus, melakukan observasi KIPI (kejadian pasca vaksin, red) selama 20 menit dan mengedukasi peserta vaksin terkait KIPI, cara menjaga kesehatan setelah vaksin dengan menerapkan PHBS (Pola Hidup Bersih dan Sehat), dan cara mengakses sertifikat di situs atau aplikasi Peduli Lindungi.

Sementara itu, dr. Ary Budiman, sebagai penanggung jawab VGR dari RS Pertamedika Prabumulih mengatakan, pihaknya menyediakan satu unit ambulans yang dapat digunakan saat ada kondisi darurat yang muncul selama pelaksanaan VGR Tahap 2 sebagai komitmen RS Pertamedika Prabumulih dalam menjamin keselamatan seluruh peserta vaksinasi dan kelancaran proses evakuasi darurat.

Baca juga: PT TeL Role Model Vaksinasi Gotong Royong

“Dalam waktu 1×24 jam jika ada peserta yang mengalami kejadian pasca vaksin, dapat dikategorikan dalam KIPI atas vaksinasi Covid-19, lewat dari 1×24 jam bukan merupakan KIPI,” terang dr. Ary Budiman.

Dalam pelaksanaan vaksin ini tidak didapatkan laporan adanya KIPI dari peserta yang telah divaksin, sehingga vaksinasi dapat dinyatakan aman dan sukses. Pihak RSPPBM berkomitmen dalam hal pengurusan cleansing data dan penginputan data peserta VGR di PCARE RS Pertamedika Prabumulih dan peserta yang telah divaksin diberikan kartu vaksin manual dan PCARE.

“Sehingga dari 671 peserta yang telah divaksin baik di Mill Site dan Tarahan, hanya terdapat 15 peserta yang belum mendapatkan sertifikat, terkait nama dan NIK yang tidak sesuai dengan data di Dukcapil, data akan diinput kembali oleh pihak RS Pertamedika Prabumulih setelah peserta melakukan pengurusan di Dukcapil,” bebernya.

Ditambahkan Fitra, selaku penanggung jawab PCARE VGR RS Pertamedika Prabumulih, bagi yang sertifikatnya masih belum bisa diakses, pastikan membuat akun di aplikasi Peduli Lindungi serta mendaftarkan nomor handphone yang aktif agar mendapatkan notifikasi dari Peduli Lindungi.

“Karena dalam mengakses sertifikat akan terkoneksi ke nomor handphone peserta, jikalau masih belum muncul dapat menghubungi 119 ext. 9 atau melalui email sertifikat@pedulilindungi.id, untuk sementara peserta dapat menggunakan kartu vaksin yang didapat saat kegiatan vaksinasi,” jelasnya.

Edi Sutowo (Manager CQD) selaku Koordinator VGR PTTELPP menambahkan, keberhasilan program VGR Tahap 2 ini tidak luput dari dukungan jajaran manajemen dan kerja sama yang baik antara berbagai pihak internal maupun external.

Sebanyak 1,463 dari karyawan, keluarga, serta subkontraktor yang telah divaksin dari VGR tahap 1 dan 2. Pihaknya mengimbau semua peserta untuk selalu disiplin menerapkan Prokes Covid-19, agar tercapai herd immunity.

“Meskipun sudah divaksin, masih harus tetap memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, serta menghindari keluar rumah/kompleks perumahan PT TeL, jika bukan urusan mendesak,” pungkasnya. (rel)