Masyarakat Menegah Atas Diminta Tinggalkan Gas 3 Kg

Masyarakat dengan ekonomi mampu diimbau agar meninggalkan gas subsidi 3 kg.
Masyarakat antre agar mendapatkan gas elpiji 3 kg (gas subsidi). Foto : ILUSTRASI/ISTIMEWA

ENIMEKSPRES.CO.ID, MUARA ENIM – Terjadinya kelangkaan gas elpiji 3 Kg beberapa pekan terakhir, mematik perhatian dari kalangan anggota DPRD di Bumi Serasan Sekundang. Masyarakat menengah ke atas di Kabupaten Muara Enim, diimbau beralih dari penggunaan elpiji 3 kg ke elpiji non subsidi. Peralihan itu dimaksudkan agar gas elpiji bersubsidi tepat sasaran.

“Kita mengimbau masyarakat yang ekonominya mencukupi tidak menggunakan gas elpiji 3 kg, tujuannya agar gas elpiji (3 kg) tepat sasaran. Selain itu, kita juga meminta kepada Pemkab Muara Enim untuk mengeluarkan surat edaran yang ditujukan kepada seluruh ASN di Kabupaten Muara Enim diimbau tak menggunakan gas elpiji 3 kg,” ujar Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Muara Enim, Kasman MA, Kamis (9/9/2021).

Dirinya meminta masyarakat tidak berasumsi negatif bahwa penyaluran dari PT Pertamina tidak tepat sasaran. Hal tersebut menurutnya bisa saja ada penyebab lain. Misalkan dalam penggunaannya tabung gas bersubsidi tersebut turut digunakan oleh masyarakat dari kalangan menengah ke atas.

Baca juga: Pertamina Sanksi Pangkalan Nakal

“Dari laporan masyarakat yang saya dengar banyak masyarakat yang notabene dari kalangan menengah ke atas turut menggunakan gas elpiji 3 kg tersebut,” bebernya.

Gas elpiji ukuran 3 kilogram, menurut Kasman, merupakan barang subsidi yang dalam penggunaannya mendapatkan kuota dari pemerintah sesuai tulisan yang ada pada tabung, elpiji 3 kg sesungguhnya hanya untuk masyarakat tidak mampu.

“Makanya kita berharap masyarakat yang mampu, apalagi bisnis yang sudah maju, agar tidak menggunakan elpiji 3 kg. namun beralih ke elpiji non subsidi yakni gas elpiji 5 kg dan 12 kg,” ujarnya.

Maka dari itu, dia berharap, masyarakat dari kalangan menengah ke atas untuk membantu masyarakat kalangan menengah ke bawah. Caranya, memberikan kesempatan kepada mereka memanfaatkan gas elpiji 3 kg tersebut. “Dalam waktu dekat Dewan akan melakukan sidak. Jika ada temuan-temuan maka akan segera ditindak lanjuti,” tandasnya. (ozi/mg01)