Minyak Goreng Langka, Gubernur Herman Deru Bentuk Satgas Pangan

Gubernur Sumsel, H. Herman Deru menegaskan akan membentuk tim Satgas Pangan upaya mencari jalan keluar terhadap polemik minyak goreng langka
Gubernur Sumsel, H. Herman Deru. Foto : SUMEKS.CO

ENIMEKSPRES.CO.ID, PALEMBANG – Gubernur Sumsel, H. Herman Deru menegaskan akan membentuk tim Satgas Pangan yang terdiri dari Polri, TNI, Kejaksaan hingga unsur penting lainnya di Sumsel sebagai upaya mencari jalan keluar terhadap polemik minyak goreng yang masih langka di pasaran.

“Hari ini Satgas Pangan telah saya bentuk, beserta tugas dan fungsinya sudah saya koordinasikan,” tegas Herman Deru usai rapat monitoring ketersediaan minyak goreng di Provinsi Sumsel didampingi Kapolda Sumsel, Irjen Pol Toni Harmanto dan Pangdam II/Sriwijaya, Mayjen TNI Agus Suhardi di Griya Agung Palembang, Selasa (26/4/2022).

Pembentukan ini, kata Deru, dilakukan agar masalah minyak goreng ini tidak berkepanjangan dan membingungkan. Padahal menurutnya, dari sisi produksi minyak goreng sendiri Sumsel betul-betul mencukupi. “Ini kita lakukan agar tidak berkelanjutan,” katanya.

Dikatakan Deru, beberapa faktor yang menjadi penyebab permasalahan minyak goreng di Sumsel terjadi pada proses distribusi, di antaranya jauhnya jarak tempuh hingga keterlambatan pengiriman.

Deru berharap melalui berbagai upaya yang dilakukan, permasalahan minyak goreng di Sumsel segera teratasi. “Kendala utama bisa jadi pada proses distribusi di antaranya jarak tempuh yang jauh hingga adanya keterlambatan pengiriman dari pihak produsen,” jelasnya.

Selain itu, pada hari ini pihaknya juga memanggil beberapa produsen besar minyak goreng, di antaranya PT Sinar Alam Permai, PT Indo Karya Internusa, PT Tunas Baru Lampung, CV Mekar Abadi, dan PT Andalan Prima.

Dari pertemuan tersebut, ia meminta supaya para produsen terkait dapat memenuhi kebutuhan minyak goreng curah yang dalam satu harinya sebanyak 180 ton. “Tadi sudah disepakati untuk alokasi minyak goreng curah saya minta 180 ton/hari, mengingat total produksi minyak goreng curah kita mencapai 1.320 ton per hari,” pungkasnya. (edy/sumeks.co)