Pasutri Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Ruang Tamu, Diduga Korban Perampokan

Kasus perampokan terjadi di Desa Talang Tumbur mengakibatkan pasutri meninggal dunia
Polisi melakukan olah TKP di rumah korban yang ditemukan tewas bersimbah darah. Foto : EBI/ENIMEKSPRES.CO.ID

ENIMEKSPRES.CO.ID PALI – Warga Talang Tumbur, Kelurahan Talang Ubi Barat, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (Pali) mendadak geger, lantaran ditemukannya pasangan suami istri (pasutri) Marsidi (80) dan istrinya Sumini (65) tewas bersimbah darah.

Kejadian tersebut diketahui Minggu (2/1/2022) sekitar pukul 07.00 WIB, saat anak korban yakni Lamsah mendatangi rumah orang tuanya, untuk mengantarkan sarapan. Namun, setiba di rumah keadaan tampak sepi dari biasanya.

Dirinya mencoba mengetuk pintu namun tidak ada jawaban, sehingga dirinya menuju ke belakang rumah, yang ternyata pintu belakang sudah terbuka. Langsung saja dirinya masuk ke dalam.

Betapa kagetnya, saat dia melihat kedua orang tuanya sudah terkapar di ruang tamu dengan tubuh penuh dengan luka dan darah. Sontak dirinya memberi tahu warga lain dan Mapolsek Talang Ubi, dan kemudian dibawa ke Ruang Jenazah RSUD Talang Ubi.

Menurut keterangan, Ahmad, salah satu warga setempat, kedua korban tinggal bertiga bersama cucunya, namun saat kejadian, cucu korban tengah menunggu durian di kebun.

Baca juga: Melawan Saat Akan Ditangkap, Buron Perampokan Keok Didor

“Saat kejadian, di rumah itu hanya ada dua korban itu. Kondisi keduanya sudah lansia. Saat pertama kali ditemukan oleh anaknya bernama Lamsah, korban sudah bersimbah darah dengan luka bekas senjata tajam. Mengetahui orang tuanya bersimbah darah, anak korban meminta tolong warga sekitar dan warga pun melaporkan kejadian itu ke kepolisian,” terangnya.

Kapolsek Talang Ubi, Kompol Alfian melalui Kanit Reskrim, Iptu Arzuan yang langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP dan mencari bukti dan keterangan dari saksi-saksi, sebagai bahan memburu pelakunya.

“Jadi anak korban Lamsah yang pertama kali menemui jenazah korban. Korban Marsidi mengalami luka di bagian wajah, dada, dan perut. Sedangkan korban Sumini mengalami luka di belikat. Semua luka akibat bacokan. Kejadian sendiri sekitar pukul 04.00 WIB,” ujarnya.

Hal itu juga dikarenakan, pihaknya menemukan sebuah kapak yang digunakan pelaku untuk menghabisi korban, yang diduga mengetahui aksi pelaku yang hendak melakukan aksi perampokan atau pencurian dengan kekerasan (curas). Namun, pihaknya masih mencari barang korban apa saja yang hilang.

“Karena pelaku ini masuk ke dalam rumah korban dengan cara membobol dinding kayu bagian rumah korban. Jadi dugaan motifnya sendiri pencurian dengan kekerasan. Namun baru dugaan sementara. Kita langsung kejar pelakunya,” tegas Kapolsek. (ebi/mg01)