Rumah Tertutup Proyek Jembatan, Ganti Rugi Belum Temui Kata Sepakat

Rumah milik Hery tertutup talud penahan Jembatan Bukit Sulap, Kota Lubuklinggau. Foto : KHALID/SUMEKS.CO

ENIMEKSPRES.CO.ID, LUBUKLINGGAU – Rumah Hery, di RT 02, Kelurahan Tapak Lebar, Kecamatan Lubuklinggau Barat II, Kota Lubuklinggau terisolir. Rumah tersebut kehilangan akses keluar masuk, akibat proyek Jembatan Bukit Sulap, di Jalan Linggkar Barat, Kota Lubuklinggau.

Pemilik rumah, Hery mengaku, sudah lama tidak bisa lagi menempati rumahnya, karena tidak ada akses masuk. Rumahnya tertutup tembok talud leter L, kemudian di depan rumah tertutup langsung dengan jembatan. Tinggi tembok di sekitarnya mencapai 6 meter.

“Sebenarnya kami berterima kasih dibangunnya jalan dan jembatan di sini. Karena dengan adanya jalan dan jembatan wilayah sini terbuka, ada bangunan,” katanya, Selasa (4/1/2022).

Namun, Hery menyesalkan rumahnya menjadi terkunci di pangkal jembatan. “Cuma soal rumah saya saja, kami berharap ada penyelesaian dari pemerintah. Jangan sampai kami jadi tumbal jembatan,” harap dia.

Baca juga: Pengerjaan Baru 70 Persen, Tiang Tengah Jembatan Amblas

Dia menuturkan, sebelumnya sudah meminta ganti rugi rumah dan lahannya sebesar Rp150 juta. “Tapi pihak PU (Pekerjaan Umum Bina Marga) hanya bisa memberikan Rp15 juta. Sehingga kami menolak,” katanya.

Kemudian, PU Bina Marga akan bangun tiang dan lantai beton yang sejajar dengan tanah datar. “Itu juga tidak sesuai dengan perundingan. PU hanya bangun seluas bangunan 4×6 meter saja, sehingga kami juga menolak. Kami minta kemarin seluas lahan tanah ditinggikan, ukurannya sekitar 6×13 meter,” katanya.

Lurah Tapak Lebar, Doni Noveri mengaku, beberapa waktu lalu ada pihak Hery melapor ke kantor Lurah, menanyakan terkait nasib rumahnya. “Kemudian kami memberi solusi untuk nego langsung ke PU. Nah setelah itu sepertinya sudah selesai, karena proyek jembatan terus berjalan,” katanya.

Diakui Doni, akses jalan ada untuk masuk ke rumah Hery, hanya saja jalan setapak. “Kalau ditutup total saya belum tahu, karena belum ada laporan lagi dari yang bersangkutan,” katanya. (cj17/sumeks.co)