Sadis, Begini Antoni Habisi Nyawa Anak Tirinya

Pembunuhan terhadap anak tiri
Unit Reskrim Polsek Talang Ubi menggelar rekonstruksi pembunuhan yang dilakukan ayah tiri kepada anaknya. Foto : EBI/ENIMEKSPRES.CO.ID

Rekonstruksi Dihujani Makian Keluarga Korban

ENIMEKSPRES.CO.ID, PALI – Guna melengkapi berkas perkara, Unit Reskrim Polsek Talang Ubi pimpinan Ipda Arzuan mengelar rekonstruksi pembunuhan terhadap korban Niko (1,8) yang dihabisi oleh ayah tirinya, Antoni (27).

Rekonstruksi dilakukan pada Selasa (14/9/2021) sekitar pukul 10.00 WIB di halaman Mapolsek Talang Ubi ini, dihujani caci maki dari keluarga ayah kandung korban Dedek Gunawan (30), saat pelaku digiring dari selnya menuju lokasi rekonstruksi.

Bahkan, Dedek Gunawan sempat mencoba ingin memberikan pukulan terhadap pelaku, karena emosi dan tidak terima apa yang telah dilakukan pelaku Antoni terhadap buah hati kedua bersama mantan istrinya Rapika Dewi (24).

Rekonstruksi sendiri berjalan 17 adegan, berawal saat korban bersama kakaknya Niken (5), ikut bersama pelaku Anton dan saksi Rapika Dewi menggunakan sepeda motor Yamaha Jupiter MX tanpa nomor polisi hendak menuju Ibukota Pendopo.

rekonstruksi kasus pembunuhan
Rekonstruksi kasus pembunuhan dilakukan ayah terhadap anak tiri. Foto : EBI/ENIMEKSPRES.CO.ID

Ketika hendak berangkat, saksi Rapika Dewi melompat dan meminta pertolongan. Pelaku yang kesal langsung tancap gas membawa dua anak tirinya tersebut, yang tak berhenti menangis memanggil sang ibu.

Di adegan ke-4 pelaku memberhentikan sepeda motornya dan menurunkan korban Niko ke jalan, dan menginjaknya dengan satu kaki hingga korban mengalami sesak napas namun belum meninggal dunia.

Lalu pelaku kembali membawa korban menaiki sepeda motor. Setelah melihat adanya aliran sungai kecil, pelaku kembali berhenti dan langsung menurunkan korban dari sepeda motor.

“Saya angkat kedua kaki korban dan saya celupkan tubuhnya ke dalam air sekitar 30 menit dan saya angkat lagi. Lalu saya celupkan lagi dengan posisi kaki korban di atas. Setelah itu saya melihat korban sudah meninggal dunia,” jelas pelaku Antoni di adegan ke-6.

Baca juga: Tuding Istri Selingkuh, Suami Cemburu Lalu Habisi Nyawa Anak Tiri

Lalu dirinya kembali membawa korban naik sepeda motor dan meninggalkan korban bersama saksi Niken di salah satu bangunan warung yang belum selesai dikerjakan.

“Setelah saya memastikan meninggal, saya terus berjalan dan melihat ada bangunan kosong. Lalu saya tinggalkan kedua anak tiri saya di sana. Kemudian saya kembali ke motor dan berangkat menuju Pendopo,” sambung dia.

Diakuinya, bahwa dirinya khilaf melakukan perbuatan tersebut dan sangat menyesal. “Saya khilaf dan saya sangat menyesal, Pak. Saya minta maaf kepada keluarga korban atas apa yang telah saya lakukan,” ungkapnya.

Sementara, Podiman (65) yang tak lain merupakan kakek dari korban Niko meminta aparat penegak hukum bisa memberikan hukuman seadil-adilnya dan seberat-beratnya terhadap pelaku Antoni.

“Karena apa yang dilakukannya terhadap cucu kami bukan lagi kejam melainkan sangat kejam. Jadi dia itu bukan lagi manusia tapi binatang, Pak,” ungkapnya usai rekonstruksi.

Kapolsek Talang Ubi, Kompol Alfian Nasution melalui Kanit Reskrim, Ipda Arzuan mengatakan, bahwa motif pelaku lantaran cemburu buta terhadap istrinya yang diduga memiliki Pria Idaman Lain (PIL).

“Pelaku Antoni akan dikenakan Pasal 340 KUHP dan undang-undang perlindungan anak. Dengan ancaman hukuman seumur hidup penjara,” terangnya.

Dikatakanya, untuk rekonstruksi saksi Niken digantikan orang lain, karena yang bersangkutan masih dalam keadaan trauma. “Saksi Niken masih trauma, sehingga digantikan orang lain. Pelaksanaan dijaga ketat anggota kita, karena keluarga korban cukup bayak yang datang,” pungkasnya. (ebi/mg01)