Selain Bupati Muba, Ini Nama Lain yang Ditetapkan Tersangka oleh KPK

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar konferensi pers penetapan tersangka OTT Kabupaten Musi Banyuasin, Sabtu (16/10/2021). Foto : MUHAMMAD RIDWAN/JPG

ENIMEKSPRES.CO.ID, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI resmi menetapkan delapan tersangka pada operasi tangkap tangan atas dugaan tindak pidana korupsi fee empat paket proyek infrastruktur pada dinas PUPR Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) tahun anggaran 2021.

Selain telah menetapkan Bupati Muba periode 2017-2022 Dodi Reza Alex, dalam rilis yang disampaikan, Sabtu (16/10/2021), juga tujuh nama lainnya turut dijadikan tersangka.

Yakni Herman Mayori Kadis PUPR Muba, Eddi Umari Kabid SDA/PPK Dinas PUPR Muba, Suhandi Direktur PT Selaras Simpati Nusantara.

Lalu, Irfan Kabid Preservasi Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Muba, Mursyid Ajudan Bupati, Badruzzaman staf ahli Bupati,  serta Ach Fadly Kabid Pembangunan Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Muba.

Pada kegiatan tangkap tangan KPK pada Jumat (15/10/2021), sekitar pukul 11.30 WIB. Tim KPK telah mengamankan terlebih dahulu enam orang di Kabupaten Muba.

Kemudian, sekitar jam 20.00 WIB tim KPK juga mengamankan dua orang di wilayah Jakarta, di antaranya yakni Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin.

Untuk keperluan proses penyidikan, sebagaimana rilisnya, Tim Penyidik melakukan upaya paksa penahanan kepada para tersangka untuk 20 hari pertama, terhitung mulai tanggal 16 Oktober 2021 sampai 4 November 2021 di Rutan KPK. (fdl/seg)