Soal Penetapan 10 Dewan Tersangka, Kiki: Hormati Proses Hukum

DPRD Muara Enim hormati proses hukum
Ketua DPRD Muara Enim, Lino Basuki BSc. Foto : DOK PRIBADI FOR ENIMEKSPRES.CO.ID

ENIMEKSPRES.CO.ID, MUARA ENIM – Terkait 10 anggota DPRD Kabupaten Muara Enim berasal dari Partai Demokrat, Gerindra, PDIP, NasDem, PPP, Hanura, PKB, dan PBB telah ditetapkan statusnya menjadi tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ketua DPRD Muara Enim, Lino Basuki BSc, akan tetap menunggu dan menghormati proses hukum yang sedang berlangsung.

“Kami khususnya internal PDIP akan menunggu dahulu press release KPK. Jadi kami tidak mau gegabah dan akan menunggu petunjuk pimpinan,” jelas ujar Liono Basuki, kemarin (28/9/2021).

Menurut Kiki, sapaan akrab Liono Basuki, bahwa benar pihaknya telah menerima surat dari KPK tentang 10 orang anggota DPRD Kabupaten Muara Enim yang ditetapkan menjadi tersangka. Namun pihaknya tetap akan menunggu press release dari KPK langsung. “Jika telah ada press releasenya baru kita menunggu perintah dari pimpinan untuk menindaklanjutinya,” kata dia.

Baca juga: Lusa, 10 Anggota Dewan Kembali Menjalani Pemeriksaan KPK

Mengenai apakah ada 10 anggota DPRD Kabupaten Muara Enim yang tersandung mengundurkan diri, sambung Kiki, hingga sampai saat ini belum menerima surat pengunduran diri dari siapa pun.

Ia akan tetap menghormati proses hukum. Dan mengenai apakah akan mengganggu roda pemerintahan, itu tidak ada masalah. Karena jika 10 yang tidak bisa hadir, maka masih ada 35 yang bisa hadir dan itu kuorum, karena lebih dari 2/3 yang disyaratkan.

“Kita memang prihatin dan mudah-mudahan permasalahan yang menimpa rekan-rekan diberikan jalan yang terbaik,” tutup Kiki. (ozi/mg01)