Terima Hibah Lahan 6 Hektare, Kemenag Bangun Madrasah Terpadu Pertama di Indonesia

Kemenag bakal bangun Madrasah Terpadu pertama di Indonesia
Pj Bupati Muara Enim H. Nasrun Umar secara simbolis menyerahkan surat hibah tanah kepada Kepala Kantor Kemenang Muara Enim, H. Azhari Rahardi untuk pembangunan Madrsah Terpadu Muara Enim. Foto : OZI/ENIMEKSPRES.CO.ID

ENIMEKSPRES.CO.ID, MUARA ENIM – Kabar gembira bagi masyarakat Kabupaten Muara Enim, terutama yang ingin anaknya menempuh pendidikan di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag). Soalnya, dalam waktu dekat, Kabupaten Muara Enim akan memiliki Madrasah Terpadu, bahkan pertama di Indonesia.

“Alhamdulillah, hari ini secara resmi Pemkab Muara Enim menghibahkan lahannya untuk membangun Madrasah Terpadu,” kata Kepala Kantor Kemenag Muara Enim, H. Azhari Rahardi, usai memperingati HAB ke-76 di Lapangan Merdeka Kota Muara Enim, Senin (3/1/2022).

Menurut Azhari, setelah melalui berbagai proses, akhirnya cita-cita Kabupaten Muara Enim yang ingin memiliki Madrasah Terpadu segera terwujud. Itu setelah Pemkab Muara Enim menghibahkan lahan seluas 6 hektare untuk pembangunan kompleks Madrasah Terpadu tersebut.

Lanjut Azhari, setelah mendapat hibah lahan, rencananya akan dibangun Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Madrasah Aliyah (MA) dalam satu kompleks.

Baca juga: Muara Enim Segera Miliki Madrasah Terpadu

Pada 2022 ini, telah mendapat bantuan dari pusat sebesar Rp3 miliar untuk membangun gedung MTs. Ke depan akan dibangun secara bertahap untuk MI dan MA, sehingga masyarakat akan lebih banyak pilihan untuk menyekolahkan anaknya, khususnya di sekolah keagamaan di bawah naungan Kemenag Muara Enim.

Terlebih setiap tahun, antusias masyarakat untuk menyekolahkan anaknya di sekolah agama sangat tinggi, terlihat setiap ada penerimaan siswa baru di MIN, MTsN, dan MAN selalu membludak. “Madrasah Terpadu ini bisa jadi alternatif pilihan, karena jika di sekolah yang telah ada tidak bisa lagi ditambah, sebab lahannya terbatas,” pungkasnya.

Pj Bupati Muara Enim, Dr. H. Nasrun Umar mengatakan, pihaknya sangat menyambut baik dan mendukung penuh atas rencana pembangunan Madrasah Terpadu tersebut. Apalagi Madrasah Terpadu merupakan yang pertama di Sumsel, bahkan di Indonesia yang mendapat bantuan dari Kementerian Agama RI.

Saat ini, kata dia, pihaknya telah menyetujui hibah lahan seluas 6 hektare setelah mendapat fatwa dari Kemendagri RI. “Saya akan dukung sesuai kemampuan dan kewenangan saya. Mudah-mudahan Madrasah Terpadu ini bermanfaat terutama bagi masyarakat Kabupaten Muara Enim,” harapnya. (ozi/mg01)