Truk Fuso Hantam Gapura, Sopir: Saya Lihat Google Maps, Tidak Tahu Ada Gapura

Gapura Selamat Datang Kota Prabumulih rusak setelah ditabrak truk fuso
Gapura Selamat Datang masuk Kota Prabumulih dihantam truk jenis fuso. Foto : DIAN/SUMEKS.CO

ENIMEKSPRES.CO.ID, PRABUMULIH – Setelah portal pembatas kendaraan bermuatan tinggi di ruas Jalan Raya Prabumulih-Baturaja, tepatnya di Kelurahan Tanjung Raman, Kecamatan Prabumulih Selatan, Kota Prabumulih, tiga kali ditabrak bus hingga truk. Kali ini, giliran Gapura Selamat Datang masuk Kota Prabumulih dihantam truk jenis fuso.

Akibatnya, Gapura yang baru saja selesai diperbaiki di akhir tahun 2021 yang berada di dekat Tugu Air Mancur tersebut rusak, bahkan tulisan selamat datang jatuh ke aspal.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, kejadian yang mengakibatkan kerusakan aset negara itu terjadi pada Senin (3/1/2022) sekira pukul 13.00 WIB. Gapura Selamat Datang rusak karena ditabrak truk fuso bernomor polisi B 9025 FEV.

Menurut keterangan sopir truk, Prasetio. Dirinya baru pulang dari Muara Enim usai mengantar alat berat. Lalu diperintahkan tukar mobil untuk diantar ke Mesuji, Lampung. “Saya lihat google maps, tidak tahu ada gapura. Saya juga baru pertama kali lewat sini,” ujarnya.

Baca juga: Pembangunan Jalan Tol Simpang Indralaya-Prabumulih Capai 57,491 Persen

Dia pun mengaku bakal mengganti kerugian atas ulahnya tersebut. “Saya akan menelepon atasan dan mengganti kerusakan. Mobil saya sudah keluar, namun ternyata atap mobil nyangkut,” sambungnya.

Terpisah, Asisten 2 Pemkot Prabumulih, Yusuf Arni yang saat itu melintas di lapangan menegaskan kepada “penabrak” gapura untuk segera menyelesaikan dan memastikan untuk bertanggung jawab.

“Kita minta supaya sopir yang menabrak untuk menyelesaikan segala urusan terkait kerusakan,” katanya seraya mengaku sementara mobil ditahan oleh Dinas Perhubungan.

Diketahui, Gapura Selamat Datang yang merupakan salah satu “wajah” Kota Prabumulih itu sudah sering dihantam kendaraan bertonase besar. Padahal, salah satu fungsi dibangunnya gapura tersebut untuk menghalau mobil bertonase besar masuk kota. (chy/sumeks.co)